Pique memang sering membuat komentar kontroversi yang melibatkan rival mereka di La Liga, Madrid. Paling terkenal adalah meledek Cristiano Ronaldo setelah Barca berhasil memenangi tiga gelar juara pada musim 2014/2015.

Pique terus menempel ketat Cristiano Ronaldo.
Bukan hanya itu, Pique juga membuat komentar miring ketika Madrid didepak dari ajang Copa del Rey pada musim ini. Hal itu memicu perang mulut dengan rekan setimnya di Spanyol, Alvaro Arbeloa.
Namun, Pique mengumbarkan alasan kenapa mantan bek Manchester United tersebut sering memberikan komentar berbau pedas kepada Madrid.

Gerard Pique dan Alvaro Arbeloa saat membela tim nasional Spanyol.
"Rivalitas Barca dan Madrid membuat kami menjadi salah satu pemain hebat. Jadi dari waktu ke waktu, saya memang sengaja mengadu domba rivalitas ini,” katanya sebagaimana diberitakan Goal.
Barca berpeluang untuk mengulangi kesuksesan taun lalu. Saat ini, Lionel Messi dkk memuncaki klasemen La Liga, melaju ke final Copa del Rey dan lolos ke babak perempatfinal Liga Champions.
“Kami seperti sebuah keluarga. Kami rekan setim yang selalu berbagi jersey selama bertahun-tahun,” kata mantan bek Setan Merah itu.
“Kami berbagi kekalahan, kemenangan, pertanyaam masalah, kesenangan dan cedera. Maksud saya bukan hanya pemain. Saya juga berbicara mengenai fisio, dokter, dan pelatih. Kami mengalami banyak pengalaman bagus,” sambungnya.