Menurut Subangkit, kekalahan dari Pusamania Borneo FC membuat peluang tim besutannya untuk menembus babak semifinal menjadi semakin tipis. Sebab perolehan Naga Mekes hanya mengumpulkan dua poin saja dari tiga pertandingan yang telah dijalani.
"Hasilnya buruk dan bagus untuk Persib. Kalau saja kita menang, kita memiliki peluang untuk ke empat besar dan persaingan akan lebih sengit. Tapi itulah sepak bola," sesal Subangkit saat ditemui seusai pertandingan.
Sebetulnya, lanjut Subangkit, pertandingan berjalan cukup menarik. Namun sayang, wasit Syafiie Nasution kurang tegas dalam menjalankan amanatnya sebagai pemimpin pertandingan.

Para pemain Mitra Kukar mendapat pengawalan dari pemain Pusamania Borneo FC.
"Sebenarnya pertandingan bagus. Tapi wasit kurang tegas. Ini baru pertama saya bicara soal wasit. Seperti tadi ada pemain yang buang bola harusnya diberi kartu, ini tidak. Terus pemain melawan kartu tidak dikeluarkan juga. Law of the game ini menyimpang," katanya.
Akan tetapi Subangkit ogah menyebut kekalahan yang dialami timnya dikarenakan kepemimpinan wasit asal Batam itu yang kurang tegas. Sebaliknya ia menegaskan bahwa kekalahan itu dikarenakan timnya kurang beruntung dalam memenangkan pertandingan.
"Pertandingan terakhir lawan PS TNI peluang kita sudah tipis. Tapi kita akan tampil fight dan berusaha memenangkan pertandingan," tegasnya.