Debut Guardiola di Barcelona pada 1990 memang ditangani oleh Johan Cruyff. Sang legenda Belanda tersebut mengarahkan Guardiola selama enam musim dan mempersembahkan empat trofi La Liga dan European Cup.
Guardiola mengatakan, kematian Johan Cruyff merupakan kehilangan besar bagi dunia sepakbola. Baginya, kematian Cruyff menorehkan duka mendalam karena tanpa Cruyff, kata Pep, ia tak tahu apapun tentang sepakbola.
"Kita tak lagi bisa menemuinya saat ingin bertemu, tapi warisannya tetap ada," kata Guardiola.
"Kami, para mantan pemainnya, mengikuti jejaknya dari berbagai cara. Beberapa menjadi pelatih, beberapa menjadi sekretaris teknis, yang lainnya menjadi komentator. Ini hanya terjadi jika seseorang memberikan kita sesuatu," Pep menjelaskan.

Pep Guardiola saat masih menjadi pemain Barcelona.
"Dia membuat kami mengerti sepakbola, dia memberi nasihat yang sangat penting untuk menggunakan insting dan mengambil keputusan. Dia membukakan mata kami," lanjutnya.
Lebih lanjut Guardiola menuturkan, Cruyff selalu mengatakan pada para pemainnya agar menggunakan insting. Menurutnya, seseorang tidak akan melangkah ke tempat yang salah jika menggunakan instingnya dengan baik.