Jarak tempuh darat yang melelahkan tentunya akan merugikan Singo Edan, sebab mereka sudah harus menjamu Sriwijaya FC di laga semifinal Piala Bhayangkara (31/03/16) nanti.
"Kami langsung berkemas dan naik bus ke Malang (Senin dinihari). Banyak orang berlibur ke Bali, kami juga tidak kebagian tiket pesawat," tutur pelatih Arema, Milomir Seslija.
Praktis, jika tiba di Malang pada siang hari ini, maka Arema hanya punya waktu efektif dua hari dalam persiapan sebelum melawan Sriwijaya FC. Hal itu belum termasuk jika tim diliburkan dalam satu hari penuh akibat ketatnya jadwal selama penyisihan grup di Bali.
"Kita maksimalkan waktu istirahat dengan baik. Jeda satu atau hari, memberi banyak manfaat bagi recovery tim ini," Pelatih Arema Cronus itu melanjutkan.
Kelelahan yang mendera segenap anggota tim menjadi penyebab Milo merotasi banyak pemain intinya saat meladeni Persipura. Cristian Gonzales, Kurnia Meiga dan Esteban Vizcarra duduk manis di tribun, sementara Srdjan Lopicic baru turun di babak kedua.
"Faktor fisik memang terbatas, itu lah kenapa saya turunkan banyak pemain muda. Persipura juga tampil lebih baik, peluang mereka sama banyak dengan kami. Hasil 0-0 ini sudah fair bagi saya," tutupnya.