Nicholas menikam dada seorang kawan lamanya di sekolah. Peristiwa itu terjadi pada 2004, saat Nicholas masih berusia 18 tahun. Ia pun dipenjara selama 16 tahun.
Marcus Rashford, yang saat ini berusia 18 tahun, justru menjadi striker tajam di musim pertamanya di Old Trafford.
"Nicholas dan Marcus bertolak belakang. Saat Nicholas mengacungkan pisau di Manchester, Marcus sudah menjadi pahlawan bagi kotanya," kata seorang sumber seperti dikutip dari The Sun.
Menurut sumber itu, memiliki sepupu seorang pembunuh merupakan sesuatu yang tidak baik dan bisa membuatnya tergelincir.Namun, Marcus dan keluarganya tetap berjalan di jalan yang benar.
Nicholas yang mabuk menyerang Alex Doyle, karena menghinanya dengan menyebut "kekanak-kanakan". Petinggi pengadilan Chester mengetahui, Nicholas pergi ke rel kereta setelah adiknya yang berusia 5 tahun tertabrak dan tewas.
Ibu Nicholas, Stella, menikah dengan Jeffrey Rashford-saudara ayah Marcus, Robert-saat Nicholas berusia 6 tahun.
"Keberhasilan Marcus adalah keberhasilannya. Kami mendukung dia, tentu saja itu saya lakukan," kata Jeffrey Rashford.
Nicholas kembali ke Manchester setelah dibebaskan dari penjara dengan sebuah jaminan.
Ibu Alex Doyle, Susan Doyle, mengatakan ini adalah sebuah tragedi. Ia sendiri bukan seseorang yang gemar pada sepakbola, maupun pada Marcus.
Marcus Rashford melakoni debutnya di tim senior Manchester United pada akhir Februari 2016 lalu. Saat itu, ia berhasil mencetak satu gol dan membawa Manchester United menang atas Midtjyllad di leg 2 babak 32 besar Liga Europa.
Di Premier League, ia menjalani debut kala melawan Arsenal pada 28 Februari 2016. Marcus pun sukses menyumbang 2 gol bagi The Red Devils. Saat jumpa Manchester City, Marcus menciptakan gol satu-satunya bagi kemenangan Manchester United pada 20 Maret 2016.