Pasca lolosnya tim Singo Edan ke final Piala Bhayangkara, membuat Aremania maupun pihak kepolisian langsung merapatkan barisan. Hari ini rencananya beberapa perwakilan koordinator wilayah (korwil) Aremania se-Malang Raya bakal mengikuti rapat untuk koordinasi terkait tur Batavia tahun ini.
"Kami sudah diundang oleh Pak Kapolres Malang, untuk hadir dalam rapat koordinasi keamanan tur Jakarta di Polres Malang hari ini," tutur koordinator tur Aremania, Ahmad Ghazali.
Ketua Korwil Aremania di Kelurahan Klayatan itu menambahkan, koordinasi itu antara lain membicarakan soal kuota bus maupun mobil pribadi Aremania yang akan berangkat, titik kumpul, jalur yang dilewati dan sebagainya.
"Ya akan dibahas semuanya karena ini bakal jadi tur terbesar kami tahun ini. Kami maupun pihak kepolisian tak mau terganggu soal keamanan," imbuhnya.
Keamanan memang menjadi fokus utama bagi kepolisian dalam mengawal ribuan Aremania kali ini. Apalagi, sebelumnya suporter asal Malang sudah menjadi korban dalam serangan di Kabupaten Sragen, jelang pertandingan Arema Cronus melawan Surabaya United di Piala Jenderal Sudorman, Desember tahun lalu.
"Kita tidak mau itu terulang lagi, makanya harus matang soal pengawalan untuk keamanan suporter. Jalur yang kami lewati mulai dari wilayah hukum Polres Malang Kota, Polda Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Polda Metro Jaya," terangnya.
Tur Jakartta bagi Aremania sendiri sudah dibuka mulai hari ini, di sejumlah titik kumpul suporter di wilayah Malang Raya, antara lain Kantor Arema Cronus, Radio Senaputra FM dan Citra FM, serta sejumlah posko-posko korwil. Rencananya, Aremania bakal berangkat ke Jakarta pada Sabtu, 02 April dengan puluhan bus maupun kendaraan pribadi.