Ismed mengungkapkan, gelar juara Trofeo Persija 2016 dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Apalagi, Persija sangat ingin mempersembahkan sebuah prestasi bagi para pendukung setianya, The Jakmania.
Pasalnya, Persija terakhir kali merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2001. Setelah itu, Tim Oranye selalu gagal menggenggam supremasi tertinggi sepak bola di Indonesia, hingga beberapa turnamen diselenggarkan setelah ISL 2015 dihentikan.
Persija selalu gagal meraih prestasi di empat turnamen yang diikutinya yaitu, Piala Presiden 2015, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Bhayangkara.
"Juara merupakan target yang realistis. Saat ini, tim sedang melakukan persiapan yang matang. Kami tentunya akan memaksimalkan 45 menit pertandingan untuk meraih kemenangan, tanpa adu penalti. Semoga keinginan ini terwujud," kata Ismed kepada INDOSPORT.
Trofeo Persija 2016 merupakan turnamen segitiga yang digagas oleh Persija. Turnamen tersebut diikuti tiga tim, yaitu Persija, Bali United, dan PSM Makassar. Turnamen tersebut akan berlangsung, Sabtu (09/04/16).
Semua tim akan bertemu dalam satu hari penuh dengan waktu yang digunakan hanya 45 menit di setiap satu pertandingan. Jika ada tim yang bermain imbang, maka akan langsung diadakan adu penalti.
Tim yang berhasil memenangkan pertandingan dalam 45 menit akan memperoleh tiga poin. Sementars itu, tim yang memperoleh kemenangan melalui adu penalti akan mendapatkan dua poin, dan tim yang kalah dalam adu penalti mendapatkan satu poin. Tim yang mengumpulkan poin terbanyak akan keluar sebagai juara.