Acara konvoi massal itu pun sebagai bentuk aksi simpatik Aremania yang belakangan mulai tercemar akibat banyak aksi perusakan saat konvoi hingga penilangan kendaraan. Selain itu, konvoi tersebut ditujukan juga untuk menyambut bergulirnya Indonesian Soccer Championship (ISC) pada akhir April 2016.
"Beberapa acara nantinya pawai trofi juara tim Arema dan pembagian jadwal resmi Arema di ISC. Untuk rute dan detail acara masih kami matangkan terkait izin polisi juga," ungkap Media Officer Arema, Sudarmaji, Jumat (08/04/16).

Aremania direncanakan akan konvoi pada 17 April 2016.
Diadakannya konvoi massal ini pun tak lepas dari banyaknya Aremania yang turun ke jalan setiap hari akibat menerima pesan pendek bernada ajakan konvoi. Padahal, baik manajemen Arema Cronus maupun pihak kepolisian sudah mengumumkan konvoi hanya saat penyambutan tim dari Jakarta, Selasa (05/04/16).
"Kami prihatin dengan nasib teman-teman yang terbujuk pesan pendek berisi ajakan konvoi hingga terkena sanksi tilang oleh polisi," jelas Sudarmaji.
Tak lupa, manajemen juga menghimbau para suporter untuk konvoi dengan mematuhi semua aturan lalu lintas maupun kelengkapan berkendara.
"Kami tegaskan bahwa silakan konvoi asal mematuhi aturan yang ada. Kalau masih tidak memakai helm atau melanggar aturan lainnya, jangan salahkan polisi menilang," Media Officer Arema Cronus itu menambahkan.

Manajemen Arema Cronus meminta Aremania tertib dan menaati peraturan lalu lintas saat konvoi.
Agar himbauan itu efektif, manajemen pun akan membentuk tim untuk memantau beberapa suporter yang konvoi dengan tertib berlalu lintas. Mereka yang terpilih nantinya bakal diberikan hadiah khusus sebagai apresiasi sudah melakukan aksi simpatik terhadap pengguna jalan raya.
"Ada 20 Jersey Arema akan kami bagikan kepada Aremania yang tertib saat konvoi. Jadi, Aremania simpatik harus memakai helm, membawa SIM, tidak berboncengan tiga dan pelanggaran lainnya," tuturnya.
"Selain itu, untuk memperbaiki citra Aremania, nantinya kami akan membagikan berbagai souvenir kepada pengguna jalan lain sepanjang rute konvoi," pungkasnya.