Persib dikabarkan tinggal selangkah lagi mendapatkan kembali Zulham Zamrun untuk menambah kekuatan skuat tim Maung Bandung dalam mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Dikabarkan, sang pemain akan mulai merapat bulan April ini.
Namun, Persib nampaknya harus menunggu lebih sabar lagi untuk merekrut pemain kelahiran Ternate tersebut. Pasalnya, Zulham harus menjalani latihan khusus menuju kondisi prima dalam usaha pemulihan cedera Anterior Criucatum Ligament (ACL) yang dideritanya pada akhir tahun lalu.
Pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic tidak terlalu memaksakan ZUlham agar datang lebih awal ke Persib. Ia tetap menunggu mantan pemain Mitra Kukar itu untuk melakukan serangkaian proses pemulihan cedera ACL yang dideritanya.
Menurut Dejan, Zulham adalah penyerang sayap yang agresif. Kemampuannya mengolah si kulit bundar serta mengoyak gawang lawan membuat Dejan tak ingin memilih striker lain dan menunggunya pulih.
“Dia salah satu penyerang sayap yang bagus, agresif, saya tidak mau cari yang baru, dia bisa bantu kita di ISC A 2016, nanti,” ungkap Dejan, seperti dikutip Simamaung.com
Lebih lanjut, pelatih 47 tahun itu mengatakan tidak terlalu khawatir dengan kondisi Zulham yang sempat menepi beberapa bulan. Ia meyakini Zulham dapat menjaga kebugaran dengan latihan individu.
“Zulham bisa gabung bulan ini, surat dari dokter sudah oke, tapi dia harus latihan khusus, tidak bisa latihan dengan kami. Saya mau dia kembali lagi,” katanya.
“Saya masih percaya kemampuannya, tapi semua kepercayaan lahir dari pemain itu sendiri. Kami harus beri dia semangat, dan mempercayai dia. Puji Tuhan, semoga dia bisa kembali seperti dulu,” ujarnya.
Zulham datang ke Persib saat persiapan Piala Presiden 2015 musim lalu dibawah arahan pelatih Djajang Nurjaman. Ia turut membawa Persib menjadi juara turnamen garapan Mahaka Sport and Entertaiment tersebut. Selain itu, Zulham juga dinobatkan sebagai top skor serta pemain terbaik di turnamen tersebut.
Sayang, keputusannya merumput di tim Persipare Parepare di ajang Piala Habibie Cup 2015, membuat ia cedera parah dan menepi kurang lebih delapan bulan. Ia sempat bergabung kembali dengan Persib saat Piala Jenderal Sudirman, namun kondisinya masih belum membaik hingga tak dapat membela Persib.