Anak pertama dari Almarhum, Desi Wahyuni mengatakan Ayahanda tercinta meninggal dunia tepat pukul 06.30 WIB di kediamannya di Jalan Rereongan Sarupi Ciumbuleuit Bandung. Almarmuh meninggal akibat terjangkit kanker kelenjar yang dideritanya cukup lama.
"Sudah lama sakitnya hampir satu tahun, beberapa bulan ini keluar masuk rumah sakit, dua bulan terakhir di rawat di RS Santosa, " ujar Desi.
Ia pun meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila semasa hidupnya Almarhum banyak memiliki kesalahan.
%202.jpg?w=450&h=253)
Suasana duka di rumah almarmuh Jaja Sutarja.
"Apa yang sudah papah tinggalkan tolong dijaga, kalau papah ada salah mohon dimaafkan, " harapnya.
Jaja Sutarja merupakan salah satu sosok yang berjasa dalam membesarkan nama Persib Bandung di pagelaran ISL era pertama pada tahun 2008-2009.
Ia ditunjuk sebagai manajer tim Maung Bandung oleh Wali Kota Bandung ketika itu, Dada Rosada bersama Manajer Persib saat ini, Umuh Muchtar.
Ia berhasil mendatangkan sejumlah pemain bintang yang memperkuat Persib di ISL 2008-2009 antara lain Cristian Gonzales. Jaja berperan membentuk tim Persib untuk kembali ke jalur papan atas kasta tertinggi kompetisi di Indonesia, setelah gagal lolos ke babak 8 besar Liga Indonesia 2007. Hasilnya, Persib di bawah arahan pelatih Jaya Hartono mampu menduduki posisi ketiga klasemen akhir ISL 2008-2009.