Perjalanan Leicester City di musim ini bak cerita dongeng. Skuat yang berisi pemain yang diawal musim tidak dikenal dan dilatih oleh pelatih 'kelas dua' asal Italia justru melesat dan mampu patahkan dominasi klub mapan liga Primer Inggris.
Timbul banyak pertanyaan apa yang membuat penampilan Jamie Vardy dan kawan-kawan di tiap pekan selalu konsisten? Rahasia apa yang membuat Man United, Man City, Arsenal, Liverpool dan Chelsea dibuat tak berdaya oleh The Foxes.

Rahasia itu akhirnya terkuak juga. Dilansir dari telegraph.co.uk, Leicester City ternyata memadupadankan sports science untuk meningkatkan fisik para pemainnya.
Leicester City ternyata menggunakan metode cryotherapy. Metode ini ternyata sangat ampuh untuk membuat pemain bugar dan terhindar dari cedera serius. Metode cryotherapy merupakan metode terapi suhu dingin yang digunakan agar para atlet terhindar dari cedera parah dengan rentang waktu lama.
Kepala Fisioterapis Leicester City, Dave Rennie mengatakan bahwa sepakbola di era modern menuntut pemain untuk segera pulih dari cedera.

"Jika masa pemulihan cedera pemain membutuhkan waktu yang cukup lama jelas itu sangat merugikan tim. Pelatih akan kesulitan untuk membuat formasi terbaik," kata Rennie.
Rennie mengungkap 'lemari es' yang dimiliki Leicester City untuk melaksanakan metode cryotherapy dibuat benar-benar beku. Tiap harinya kata Rennie, tiap pemain akan masuk ke dalam selama kurang lebih dari lima menit.
Penyerang Leicester City, Jamie Vardy mengakui kegunaan 'lemari es' itu untuk pemulihan kebugarannya selama ini. Vardy mengaku sangat terbantu untuk bisa segera fit dari cedera pinggul yang pernah dialaminya pada awal musim.
"Di ruang sana sangat beku tapi itu membuat anda segera pulih dari cedera yang dialami," kata Vardy.