Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, mengatakan kini pasti Chelsea menyesal sudah menjual Bruyne. Menurut pelatih asal Chile itu, Bruyne berkembang sejak Chelsea menjualnya ke Wolfsburg.
Pellegrini mengatakan, mungkin ada alasan tertentu Chelsea melepas pemain berusia 24 tahun itu, namun dipastikan Chelsea menyesal buang pemain yang jadi pahlawan Man City pada leg kedua perempatfinal Liga Champions kontra PSG kemarin.
"Mungkin tiga tahun lalu, Kevin bukan pemain yang sama seperti sekarang. Melihat gayanya bermain, ia memiliki banyak syarat untuk menjadi pemain yang sangat penting," kata Pellegrini seperti dilansir dari Manchester Evening News.
Di Chelsea, kata Pellegrini, Bruyne tidak memiliki kesempatan bermain yang banyak. Sebab, saat itu banyak pemain yang jauh lebih baik.
"Ia masih muda. Tapi yang penting, Chelsea menjual dan kami membelinya," katanya.
Lebih lanjut, Pellegrini mengungkapkan, kasus dilepasnya Bruyne oleh Chelsea seperti saat Man United lepas Paul Pogba ke Juventus.
Bruyne sendiri dilepas Chelsea ke Wolfsburg seharga 18 juta pound (sekitar Rp 336 miliar). Lalu, The Citizens membuatnya menjadi pemain paling mahal dalam sejarah klub. Ia ditransfer seharga 54 juta pound (sekitar Rp 1 triliun) pada 2015.
Pada 2012 hingga 2014, Bruyne hanya memainkan 3 laga saat berseragam Chelsea. Di City, Bruyne sudah memainkan 20 laga dan mencetak 6 gol.