La Nyalla tidak dapat menghadiri acara ulang tahun PSSI yang jatuh pada hari ini dan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Ketidakhadirannya tak lepas dari status buron yang disandangnya terkait kasus korupsi dana hibah Kadin, Jawa Timur.
Namun demikian, La Nyalla masih bisa memberikan sambutan tertulis dalam acara HUT PSSI. Dalam sambutannya itu, La Nyalla mengaku tetap akan menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
"Benarkah PSSI tidak becus mengelola organisasi sepakbola? Benarkah PSSI sarang mafia? Siapa pelakunya? Dan mengapa mereka tidak ingin memimpin PSSI," tulis La Nyalla dalam sambutannya.
"Saya tidak sedikitpun korupsi uang PSSI. Justru saya mengeluarkan pribadi di PSSI. Saya tidak pernah terlibat match fixing," tambah ia.
"Jadi sampai detik ini tidak ada yang dapat membuktikan kesalahan kami. Karena itu saya bersumpah akan menjaga harkat dan martabat sepakbola Indonesia. Saya bersumpah menjaga panji organisasi ini sekuat tenaga," tutup ia.
Terlihat jelas, ulang tahun PSSI kali ini dalam kondisi prihatin. Selain nasib sang ketua umum yang tersandung masalah, status PSSI pun dibekukan Menpora. Buntutnya, saat ini Indonesia disanksi FIFA dan tidak bisa terlibat dalam percaturan sepakbola internasional.
466
Buron, La Nyalla Tetap Bersuara di HUT PSSI
© Herry Ibrahim/Eli Suhaeli/INDOSPORT
Ilustrasi La Nyalla Mattalitti.