Arema baru saja mendatangkan striker asal Australia, Gustavo Giron Marulanda untuk menambah kekuatan lini depan tim Singo Edan dalam mengarungi kompetisi TSC 2016. Meski begitu, klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut masih bernafsu mendatangkan satu pemain baru guna terjun di TSC 2016.
Tim Singo Edan masih ingin mendatangkan satu pemain baru lagi yang berposisi sebagai stopper. Akan tetapi, Arema mengisyaratkan tidak akan merekrut pemain yang berlabel bintang dalam perburuan amunisi terakhirnya tersebut. Alasannya, stopper baru nanti hanya ditempatkan sebagai pemain pelapis.
"Ada satu posisi yang pelatih minta untuk tambahan pemain, yaitu stopper. Kami akan cari pemain muda, karena statusnya sebagai pelapis. Karena, kami saat ini baru punya tiga stopper. Kami akan cari anak-anak muda berusia 19-21 tahun," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo, seperti dilansir ongisnade.co.id
Seperti diketahui, Arema saat ini memiliki komposisi pemain yang mumpuni. Namun, tim Singo Edan justru minim pemain di posisi bek tengah atau yang bisa berposisi sebagai stopper. Praktis, Arema hanya memilki Hamka Hamzah, Goran Gancev, Syaiful Indra Cahya, dan Ryuji Utomo.
Sedangkan, Arema justru memiliki pemain yang banyak berposisi di lini tengah dan depan. Tim Singo Edan tercatat memiliki 11 pemain di lini tengah, yakni Raphael Maitimo, Hendro Siswanto, Srdjan Lopicic, Esteban Vizcarra, Dendi Santoso, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Juan Revi, Ferry Aman Saragih, Dio Permana, Oky Derry Andrian.
Untuk posisi lini depan, Arema mempunyai empat pemain, yaitu Cristian Gonzales, Sunarto, Antoni Putro Nugroho, Gustavo Giron Marulanda.