Torabika Soccer Championship 2016

Profil Peserta TSC 2016: Sriwijaya FC

Jumat, 22 April 2016 14:50 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Sriwijaya FC merupakan tim yang baru meramaikan peta persaingan klub-klub papan atas persepakbolaan Indonesia. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut merupakan klub Persijatim Jakarta Timur yang diakusisi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saat masih dipimpin oleh Gubernur, Syahrial Oesman pada tahun 2004.

Di tahun yang sama, Sriwijaya akhirnya resmi mencicipi Divisi Utama Liga Indonesia. Saat itu, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tersebut selalu menempati  posisi tengah klasemen akhir Liga Indonesia tahun 2004, 2005, dan 2006.

Akhirnya, langkah Sriwijaya FC untuk menjadi tim papan atas Indonesia baru terwujud pada tahun 2007. Ketika itu, manajemen mendatangkan pelatih top Indonesia yang mampu mengantarkan Persipura jayapura menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2005, Rahmad Darmawan.

Bersama RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, Sriwijaya tumbuh menjadi tim yang menkutkan. Deretan pemain asing dan lokal berlabel bintang resmi dipinang manajemen Laskar Wong Kito. Sebut saja, Christian Warobay, Zah Rahan, Christian Lenglolo, dan Keith Kayamba Gumbs.

Hasilnya, Sriwijaya FC mampu menorehkan prestasi gemilang di tahun pertamanya bersama RD. Tim Laskar Wong Kito berhasil mengawinkan dua gelar bergengsi di Indonesia, yaitu Divisi Utama Liga Indonesia dan Piala Indonesia musim 2007-2008.


Sriwijaya FC saat meraig gelar ISL 2012.

Selanjutnya, Sriwijaya FC gagal mengulangi prestasi yang direbutnya pada tahun lalu. Tim Laskar Wong Kito gagal mempertahankan gelar juaranya. Saat itu, Zah Rahan dkk. kalah bersaing dengan Persipura di ISL musim 2008-2009. Mereka juga harus rela jadi juru kunci di penyisihan grup Liga Champions Asia. 

Meski begitu, tim Laskar Wong Kito bisa bernafas, usai anak asuh Rahmad Darmawan bisa tetap mampu membawa pulang gelar Piala Indonesia tahun 2009 dan 2010. Sehingga, Sriwijaya tercatat sebagai klub yang meraih gelar Piala Indonesia terbanyak dengan torehan 3 kali juara.

Selepas ditinggalkan RD, Sriwijaya FC selalu kesulitan untuk kembali menorehkan prestasi terbaiknya. Pada akhirnya, SFC mampu kembali menjadi meraih gelar juara kasta tertinggi kompetisi sepakbola Indonesia, ISL pada tahun 2012. Kala itu, tim Laskar Wong Kito dibesut oleh pelatih asal Solo, Kas Hartadi.

Namun, prestasi gemilang Sriwijaya FC gagal terukir di musim-musim selanjutnya, hingga ISL 2015 dihentikan akibat konflik berkepanjangan PSSI dan Kemenpora. Selain itu, tim Laskar Wong Kito selalu gagal menunjukan prestasi gemilang di turnamen-turnamen selanjutnya. Prestasi terbaiknya hanya sebagai finalis Piala Presiden 2015, setelah dikalahkan Persib Bandung dengan skor 0-2.

Kini, Sriwijaya FC menatap gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 dengan penuh keoptimisan. Mengingat, Tim Laskar Wong Kito dihuni pemain-pemain kelas wahid, sebut saja Alberto Beto Goncalves, Hilton Moreira, Firman Utina, Yu Hyun-koo, Achmad Jufriyanto, Eka Ramdani.

Selain para pemain anyar, tongkat kepelatihan SFC sudah berpindah tangan dari Benny Dollo ke Widodo Cahyono Putro. Dengan begitu, bukan tidak mungkin Sriwijaya FC akan mengulang kesuksesannya sembilan tahun lalu, jika para pemain mampu menerapkan taktik Widodo dengan baik.

Data Klub:

Klub: Sriwijaya FC

Berdiri: 1976 (Persijatim Jakarta Timur)

Stadion: Gelora Sriwijaya Jakabaring

Prestasi: Juara Liga Indonesia 2007-2008 dan 2011-2012, Piala Indonesia 2008, 2009, dan 2010, Inter Island 2010, 2012, Community Shield 2010

Daftar Pemain:

Kiper: Yogi Triana, Teja Paku Alam, Tri Goentoro.

Belakang: Fachrudin Aryanto, Thierry Gathuessi, Ahmad Jufriyanto, Ngurah Wahyu Trisnajaya, Zalnando, Syaiful Indra Cahya, Supardi Nasir.

Tengah: Ichsan Kurniawan, Hapit Ibrahim, Muhammad Ridwan, Yohanis Nabar, Firman Utina, Manda Cingi, Eka Ramdani, Amirul Mukminin.

Depan: T.A Musafry, Airlangga Sucipto, Hilton Moreira, Alberto Goncalves.

114