2 Bulan Terbentuk, Klub Ini Optimis Hadapi TSC 2016

Sabtu, 23 April 2016 00:58 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Galih Prasetyo
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pemain Perseru saat mengawal Jeong Kwan Sik. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Pemain Perseru saat mengawal Jeong Kwan Sik.

Perseru Serui menjadi wakil kedua dari Papua yang sudah siap berlaga di TSC A awal bulan depan. Pasca hijrahnya Persiram Raja Ampat ke Bandung dengan nama PS TNI, Perseru menjadi satu-satunya harapan masyarakat Papua selain Persipura Jayapura.

Tim dengan jersey berwarna Oranye-Hitam itu pun mengusung optimisme tinggi, meski baru terbentuk dua bulan pasca lama vakum akibat berhentinya kompetisi ISL tepat satu tahun lalu.

"Kepastian bergulirnya TSC ini membuat Perseru kembali aktif. Satu bulan kami bersiap di Serui, dan satu bulan ini kita sambil mencari pemain tambahan di Jawa Timur," ungkap Agus Setyono.

Pelatih Perseru itu melanjutkan, timnya memang bukan kekuatan raksasa di tanah air. Hal itu lah yang membuatnya memilih realistis dengan harapan bisa menembus papan atas.

"Skuat tim sekarang banyak pemain muda lokal Papua saja. Ditambah lagi beberapa pemain berpengalaman dan juga pemain asing," imbuh pelatih yang sebelumnya membesut Suryanaga di kompetisi internal Persebaya tersebut.

Komposisi pemain tim yang bermarkas di Stadion Marora Serui itu memang banyak dihuni pemain lokal Papua. Namun, keseimbangan tim mampu dijaga dengan hadirnya beberapa pemain berpengalaman seperti Arthur Barrios Bonai dan Yesaya Desnam, yang pernah menjadi anggota Timnas saat meraih runner-up Piala AFF 2010 lalu.

Namun, Perseru tetap mengusung optimisme tinggi bisa bersaing di TSC A, setidaknya jika dilihat dari beberapa penampilan Yesaya Desnam dkk di laga uji coba sebelumnya.

"Kalau optimis ya pasti. Karena kita baru kali ini kalah  di uji coba (lawan Madura United 1-2). Sebelumnya kita mampu menahan Surabaya United dan Persela Lamongan dalam pemusatan latihan di Jawa Timur," tutupnya

114