Seperti dilansir dari Gazzetta World, Erick Thohir ingin menanamkan sahamnya di salah satu klub yang bermain di Divisi Championship Inggris, Fulham. Bos Interbazionale ini berambisi mengantarkan Fulham kembali ke Liga Primer.
Keinginannya untuk hijrah ke Liga Inggris dipicu ketidakpuasan Thohir pada bisnisnya di Inter. Klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu gagal menembus zona Liga Champions.
Di sisi lain, isu tentang kepemilikan tunggal Stadion Giuseppe Meazza juga dikabarkan membuat pengusaha asal Jakarta kelahiran 1970 itu agak kecewa.

Erick Thohir pemegang saham mayoritas Internazionale Milan.
Belum lagi kerugian yang menimpa klub rival sekota AC Milan ini di musim 2014/2015 yang mencapai 140 juta euro (sekitar Rp 2 triliun). Manajemen tim yang berdiri pada 1908 itu tak mau kerugian bertambah musim ini.
Suning Group siap membeli 20 persen saham, masing-masing 14 persen saham Erick Thohir dan 6 persen milik Massimo Moratti. Saat ini pihak Inter dan Suning masih melakukan negosiasi intensif terkait hal ini.
Sebagai catatan, klub incaran Erick Thohir, yakni Fulham sedang terpuruk di Divisi Championship Inggris. Klub yang bermarkas di Stadion Craven Cottage itu ada di posisi ke-19 dari 24 kontestan divisi kasta kedua di Liga Inggris itu.