Seperti diketahui sudah setahun lebih Menpora, Imam Nahrawi mengeluarkan SK No 01307 tentang pembekuan PSSI.
Akibat pembekuan itu, PSSI dijatuhi hukuman oleh FIFA sehingga membuat sepakbola Indonesia seperti mati suri.
Namun bagi Menpora Imam Nahrawi, langkah tersebut dianggap sebagai bagian dari usaha pembenahan tata kelola sepakbola Indonesia. Kini untuk melanjutkan tata kelola reformasi sepakbola Indonesia, Menpora mendorong agar PSSI segera menggelar KLB.
Bak gayung bersambut, niat Menpora agar KLB segera digelar mendapat respon positif dari FIFA. Namun FIFA memberikan syarat agar Menpora mencabut SK pembekuan terhadap PSSI.

Agum Gumelar (kiri) menjadi salah satu delegasi bertemu FIFA.
"Tapi FIFA menegaskan sebelum Kongres Meksiko Pemerintah mengeluarkan langkah kongret untuk keputusan baru. Yakni terkait evaluasi Menpora akan pemberian sanksi untuk PSSI," ucap Imam.
"Itu artinya kita harus memberikan rasa percaya baik Pemerintah dan FIFA serta semua yang terlibat akan reformasi itu harus berjalan," jelas pria yang kerap disapa Cak Imam.
Kini pria yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menjanjikan segera mencabut SK Pembekuan itu. Setidaknya pencabutan itu diambil sebelum Kongres FIFA di Meksiko 12 Mei mendatang.
"SK Pembekuan sambil menunggu delegasi dari Swiss. Insya allah sebelum kongres FIFA di Meksiko kita umumkan terhadap semua," tandas Imam.