Saat Man United bentrok dengan Leicester City pada 1 Mei 2016 lalu, Fellaini menyikut wajah bek Leicester City, Robert Huth. Sikutan Fellaini itu didahului jambakan oleh Huth.
Namun, legenda Liverpool dan Timnas Inggris, Jamie Carragher, heran kedua pemain mendapatkan hukuman yang serupa, meski tingkat bahayanya tidak sama.
"Kenapa mereka mendapatkan hukuman yang sama? Satu pemain (Fellaini) sengaja mengayunkan siku dan sadar benar bahaya yang akan disebabkannya. Satu pemain lain (Huth) menjambak rambut, entah kenapa keduanya berakhir dengan suspensi tiga pertandingan," kata Carragher kepada Daily Mail.

Jamie Carragher, legenda Liverpool dan Timnas Inggris.
Sebagai catatan, meski mendapat hukuman larangan bermain di tiga laga Liga Primer Inggris, Fellaini tetap diizinkan memperkuat The Red Devils saat final Piala FA menghadapi Crystal Palace pada 21 Mei 2016 mendatang.
Lebih lanjut, Carragher heran dengan keputusan FA. Menurut mantan pemain berusia 38 tahun tersebut, hukuman Huth dan Fellaini tak adil bagi kedua pemain.
"Saya kurang bisa mengerti keputusan FA. Huth, harus absen di pesta besar timnya akhir pekan ini. Sedangkan Fellaini bisa bermain di final Piala FA. Apakah menarik rambut seseorang sama berbahayanya dengan memukul menggunakan siku? Sama sekali tidak," tutup pemain yang pensiun pada 2013 lalu.