Jakmania Tewas, Legenda Persija Ucapkan Belasungkawa

Minggu, 15 Mei 2016 17:06 WIB
Editor:
 Copyright:

Muhammad Fahreza, salah seorang anggota Jakmania akhirnya harus meregang nyawa setelah sempat dilaporkan koma selama dua hari.

Nyawa pria berusia 16 tahun tersebut tak terselamatkan setelah menjadi korban pengeroyokan oknum yang diduga aparat kepolisian.

Kematian Fahreza tersebut pun mendapat ungkapan duka cita yang mendalam dari berbagai pihak. Salah satunya adalah eks penggawa sekaligus legenda hidup Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. 

Melalaui akun Twitter pribadinya, pemain kelahiran 10 Juni 1980 tersebut mengucapkan rasa dukacita atas kepergain Fahreza menghadap Yang Maha Kuasa.

"Selamat jalan Fahreza, semoga tenang disisi-Nya.... #JakCiganjur #JakmaniaBerduka #GuePersija #PersijaSelamanya ," tulis pemain yang akrab disapa Bepe tersebut.

Sebelumnya, dari pihak klub Persija sendiri sudah terlebih dahulu mengucapkan ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Fahreza.

"Keluarga besar Persija mengucapkan duka cita atas wafatnya salah satu suporter, Sdr. Fahreza. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT," tulis klub melalaui akun @Persija_Jkt.

Fahreza menjadi korban tewas saat Persija melawan Semen Padang akhir pekan lalu. Keluarga korban menduga, Fahreza tewas akibat aksi pemukulan oknum yang diduga aparat kepolisian. 

1.2K