Pada laga melawan Bhayangkara Surabaya United kemarin malam, memang ada pemandangan menarik pada tampilan Jersey yang dikenakan Raphael Maitimo dan kolega, dengan adanya dua bintang di atas logo klub Arema Cronus.
Pihak manajemen punya alasan khusus terkait pemasangan dua bintang di atas logo klub, yang baru pertama kali ini dilakukan.
"Dua bintang di logo adalah untuk mengenang dua prestasi besar yang sudah dipersembahkan anggota tim di musim sebelumnya, yaitu Juara Kompetisi Galatama 1992-1993 dan Juara Kompetisi ISL 2009-2010," kata Sudarmaji.

"Harapannya untuk menginspirasi seluruh anggota tim agar di musim kompetisi ini dan ke depan bisa kembali meraih prestasi besar di kompetisi nasional," Media Officer Arema Cronus itu menambahkan.
Perjalanan klub yang berdiri sejak tahun 1987 ini memang penuh luka liku dan tantangan dalam setiap musimnya mulai era Galatama, Liga Indonesia hingga era Super Liga. Hal itu lah yang kemudian membuat para Aremania punya ikatan batin yang begitu kuat dalam mengiringi klub Arema.
"Kita pernah konflik, pernah juara, bahkan sampai degradasi. Kami juga pernah ditinggalkan suporter di masa lalu," terangnya.
Penyematan dua bintang di logo Arema juga dimaksudkan sebagai bentuk perwujudan bersatunya Arema, yang dulu pernah terpecah belah akibat masa dualisme. Seperti diketahui, pada musim 2011 Arema sempat terpecah menjadi dua kubu yang memilih jalan sendiri dengan mengikuti dua kompetisi nasional.

"Kami kira, ini momen yang tepat untuk menyatukan Arema dari sejarah panjang di masa lalu," mantan wartawan ini memungkasi.