Torabika Soccer Championship

Tewas Dianiaya, Jakmania Bakal Tuntut Kepolisian

Senin, 16 Mei 2016 12:57 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
© Petrus Manus Da Yerimon/INDOSPORT
Pendukung Persija Jakarta, The Jakmania akan menuntut pihak kepolisian. Copyright: © Petrus Manus Da Yerimon/INDOSPORT
Pendukung Persija Jakarta, The Jakmania akan menuntut pihak kepolisian.

Menurut Richard Ahmad, Ketua Umum the Jakmania, kasus meninggalnya Fahreza merupakan bagian dari tindakan agresif di luar batas pihak kepolisain.

Fahreza diduga kuat meninggal karena dikeroyok oleh oknum-oknum yang diduga aparat kepolisian.

“Sampai saat ini kita tidak mendapatkan kronologis kejadiannya langsung dari pihak kepolisian, mungkin pihak keluarganya yang akan langsung dapat penjelasan itu, tapi saya kemarin sempat ngobrol dengan pihak keluarganya, yakni kakanya,” ujar Richard saat dihubungi INDOSPORT.


Pengurus The Jakmania menyambangi keluarga Fahreza

 “Ya, itu karena ada pengamanan berlebihan dari pihak kepolisian saat laga Persija vs Semen Padang. Yang pasti kita akan ambil sikap soal kekekarasan pada korban ini. Kami juga bakal mengadu ke Komisi III DPR (yang membawahi masalah hukum, ham, dan keamanan), lalu Kompolnas,” tambah  Richard.


Dedengkot The Jakmania, Richard Ahmad.

Dedengkot The Jakmania itu berharap agar ke depannya tak ada lagi kejadian serupa yang menimpa anggota The Jakmania.

Dalam sejarahnya, kejadian kekerasan yang melibatkan supporter tim Macan Kemayoran dengan pihak kepolisian memang acap kali terjadi.

“Kami inginnya pihak kepolisan dalam hal ini Kapolri bisa ada evaluasi soal kinerja bawahannya begitu juga untuk Presiden sebagai bagian tertinggi di negara ini, pesimis sebenarnya kejadian seperti ini tak terulang Cuma ya kita selalu berharap tidak terulang,” kata Richard.

Sebagai informasi, Fahreza diduga ialah korban penganiayaan aparat kepolisian saat terjadi insiden di dalam stadion Gelora Bung Karno kala Persija melawan Semen Padang, Jumat pekan lalu, (13/05/16).

1.1K