Torabika Soccer Championship

Wasit Ganteng Ini Dipuji Arema, Dicerca Oleh...

Senin, 16 Mei 2016 15:32 WIB
Editor:
 Copyright:

Dalam laga yang dimenangkan Arema 3-0 tersebut, terjadi pro kontra terhadap kinerja wasit kelahiran Karawang, Jawa Barat itu. 

Dalam laga berbalut Derby Jatim itu, pertandingan  berjalan cukup keras. Hal itu tampak dari empat kartu kuning yang dikeluarkan dari saku Thoriq bagi pemain Arema, Ferry Aman Saragih menit 52 dan Srdan Lopicic (81), serta pemain Bhayangkara SU, Fatchu Rochman (27) dan Sahrul Kurniawan (67).

Arema Cronus begitu memuji kinerja Thoriq yang dinilai jeli dalam melihat setiap pelanggaran dan selalu mengambil keputusan yang tepat.

"Wasit sudah melakukan kerja bagus. Saya apresiasi dia karena bisa memproteksi resiko buruk dari pertandingan sepak bola," kata Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija.

Arsitek asal Bosnia Herzegovina itu pun sebenarnya ingin semua wasit yang memimpin pertandingan TSC A punya kinerja sebaik Thoriq. Meski memang selalu ada resiko kesalahan, namun Milo benar-benar salut dengan kepemimpinan Thoriq.

"Seharusnya semua wasit seperti dia. Ini baru pertandingan sepak bola. Tidak seperti dua laga kami yang lalu, dengan begitu banyak kesalahan wasit," imbuhnya.

Pernyataan berbeda justru dilontarkan oleh kubu Bhayangkara SU. Sang pelatih, Ibnu Grahan menilai Thoriq beberapa kali ragu dalam mengambil keputusan, terutama menyangkut pelanggaran pemain Arema kepada anak asuhnya.

"Saya sampai bilang ke dia waktu selesai babak pertama, jangan ragu-ragu kalau kasih pelanggaran," kata Ibnu.

"Juga banyak bola keluar (throw in) yang diberikan ke Arema, padahal seharusnya milik kami," legenda Persebaya di era Perserikatan itu menambahkan.

205