Torabika Soccer Championship 2016

Dituduh Tewaskan Jakmania, Ini Jawaban Polisi

Selasa, 17 Mei 2016 15:47 WIB
Editor:
 Copyright:

Boy Rafli justru mengatakan bahwa dari laporan yang diterimanya bahwa luka-luka di tubuh Fahreza seperti luka kecelakaan lalu lintas. 

"Kami ingin buktikan apakah ini akibat pemukulan atau memang akibat kecelakaan lalu lintas. Ini laporan dari petugas di lapangan," kata Boy Rafli seperti dilansir dari Antara. 

Polisi kata Boy Rafli akan mencoba membuktikan lebih lanjut berkaita dengan kecelakaan lalu lintas. Soal tuduhan aniaya, Boy menyebut hal itu perlu pendalaman lebih lanjut. 

Pasalnya kata Boy, sanksi dalam kasus ini hanya satu yakni kakak korban, Suyatna. 

"Kami tidak bisa langsung memutuskan karena saksi hanya satu dan itu belum cukup. Apalagi saksi hanya mendengar kata-kata korban bukan yang melihat langsung," kata Boy. 

Soal hasil visum dari Rumah Sakit Marinir Cilandak belum diketahui hasilnya namun dari pemeriksaan awal diketahui Fahreza meninggal dunia akibat luka di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. 

"Ini perlu dipelajari karakter lukanya. Apakah luka itu karena luka akibat jatuh di aspal, kemudian terbenturnya seperi apa," kata Boy Rafli. 

Polisi sudah menerjunkan tim dari divisi Profesi dan Pengamanan untuk menyelidiki apakah ada pelanggaran displin dari anggota polisi yang bertugas saat itu. 

Boy menyebut beberapa polisi yan bertugas sudah diperiksa dan dimintai keterangan terkait soal ini. "Sedang digali dan dibuktikan apakah ini berkaitan dengan lukanya," kata Boy. 

Diberitakan sebelumnya, Fahreza tewas pada Jumat pekan lalu (13/05). Saat itu, Persija sedang berhadapan dengan Semen Padang dalam pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC). Setelah koma selama dua hari, nyawa Fahreza tidak tertolong lagi.

760