Bayu Gatra mengakui, timnya memang tengah memikul beban berat jelang bertemu Pusamania Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan. Kekalahan telak dari SFC menambah beban mental, apalagi MU juga belum menghadirkan kemenangan di depan publik Madura musim ini.
"Kondisi tim saat kami rasakan sudah kompak. Kemarin kami memang Down karena kalah sangat banyak. Kami harus segera mengatasi beban mental untuk bangkit," tutur winger Madura United tersebut.
Kemenangan atas PBFC memang sangat krusial bagi skuat tim Laskar Sapeh Kerab untuk kembali ke papan atas, untuk bisa menembus empat besar klasemen TSC A. Saat ini, tim yang sebelumnya bernama Persipasi Bandung Raya ini terdampar di posisi ke-12 dengan raihan 4 poin.
Gomes De Oliviera menjelaskan, tim asuhannya memang mesti bekerja lebih keras. Selain menghadapi skuat dengan materi lengkap seperti PBFC, pemainnya juga mesti melawan beban mental sebagai akibat trauma kekalahan telak pekan lalu.
"Melawan PBFC adalah pertandingan berat. Berbagai evaluasi sudah kami lakukan bersama-sama dengan pemain untuk segera bangkit," Pelatih Madura United itu mengungkapkan.
Di sisi lain, Gomes juga lega dengan status pemain barunya, Dane Milovanovic yang baru disahkan PT GTS. Pemain Australia yang menggantikan posisi Jeong Kwan Sik itu menjadi solusi tepat di tengah terbatasnya stok lini tengah, dengan absennya Ahmad Maulana Putra yang menjalani suspensi kartu merah.
"Kami juga sangat mungkin untuk menurunkan Dane Milovanovic. Saya lihat dia juga sudah mulai adaptasi permainan dengan pemain lainnya," mantan Pelatih Gresik United itu menambahkan.