Fabio Cannavaro memang memiliki kenangan manis dalam pertandingan melawan Prancis. Ketika menjadi kapten timnas Italia, eks penggawa Juventus itu mengangkat trofi Piala Dunia 2016 usai mengalahkan Zinedine Zidane dan kawan-kawan melalui babak adu penalti di laga pamungkas.
"Saya berharap Italia bisa kembali melawan Prancis sebagai tuan rumah Euro 2016. Sebuah hal bagus apabila bisa kembali melihat Italia bertemu dengan Prancis di laga final Euro 2016," ujar Cannavaro seperti dikutip dari Antara.

Status tuan rumah dan kehadiran pemain muda berbakat membuat Prancis jadi unggulan.
Saat ini Cannavaro berprofesi sebagai pelatih. Terkait hal itu, pria yang juga sempat memperkuat Real Madrid itu pun memuji kinerja pelatih timnas Italia saat ini, Antonio Conte.
Bahkan, Cannavaro secara tidak langsung mengaku siap jika suatu saat nanti ditunjuk untuk menjadi pelatih timnas Italia. Pasalnya, usai Euro 2016, Conte tidak lagi melatih timnas Italia dan sudah menandatangani kontrak bersama klub Inggris, Chelsea.
"Italia sekarang dipegang pelatih bagus, Antonio Conte, saya yakin tim juga bertambah bagus. Dan, saya tentu senang jika masuk kandidat untuk menggantikan posisinya. Sekarang semua orang berpeluang menggantikan Conte," sambung Cannavaro.

Timnas Italia asuhan Antonio Conte saat ini bukan unggulan untuk menjadi juara pada Euro 2016.
Selama aktif sebagai pemain, Cannavaro mencatat 136 pertandingan dan 2 gol bersama timnas Italia. Prestasi terbaiknya, tentu saja menjadi kapten timnas Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 di Jerman.