Torabika Soccer Championship

Ini Kronologis Kerusuhan Gresik Versi PS TNI

Senin, 23 Mei 2016 17:24 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
 Copyright:

Laga Torabika Soccer Cahmpionship 2016 yang mempertemukan antara tuan rumah Persegres Gresik United melawan PS TNI, Minggu (22/05/16) kemarin di Stadion Petrokimia berakhir ricuh. 

Dalam bentrokan tersebut setidaknya 48 orang harus dilarikan ke rumah sakit. Bahkan 15 diantaranya harus mendapat pertolongan di ruangan Unit Gawat Darurat.

Banyak versi yang mengatakan bahwa bentrokan tersebut karena masalah spanduk yang dicopot pihak fans Gresik United.

Namun, menurut PS TNI bentrokan ini pecah karena aksi ejekan yang dilontarkan oleh suporter Persegres Gresik United.

Berikut kronologis kerusuahan Gresik versi PS TNI yang diterima oleh INDOSPORT berdasarkan media officer PS TNI Djoko Purwoko.

1. Provokasi oknum suporter Persegres GU yang bernyanyi dan meneriakan yel-yel rasis seperti "PS TNI *ancuk, aparat keparat".

2. Berdasarkan regulasi Bab XI Disiplin pasal 55 tim tuan rumah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran dan penghinan terhadap tim tamu. Serta ada spanduk terhadap tim tamu dengan bertuliskan Stop Arogansi Cops.

3. Pelemparan batu dari arah salah satu oknum suporter Persegres Gresik United yang berada di pinggir lapangan dan mengenai salah satu suporter PS TNI sehingga memicu turunnya oknum suporter PS TNI ke lapangan.

4. Peringatan pada Sektor 5 Stadion Petrokimia harus steril dan harus ada barikade jarak antar suporter dan sudah disepakati oleh Kabag Ops Polres Gresik dan disepakati perwakilan suporter. Namun pada nyatanya suporter Gresik tetap memaksa ingin menempati Sektor 5 yang sudah jadi kesepakatan. 

795