Ketua DPD RI, Irman Gusman pun angkat bicara mengomentari situasi sepakbola dalam negeri saat ini. Menurut salah satu tokoh nasional asal Sumatera Barat itu, tugas utama yang harus segera dituntaskan PSSI adalah kembali membangkitkan dunia sepakbola Indonesia, setelah satu tahun terkahir mati suri.
“Untuk para pengurus dipusat maupun di daerah dapat memberikan iklim baik terhadap dunia sepakbola,” kata Irman Gusman ditemui setelah penutupan turnamen sepakbola Irman Gusman Cup (IGC) 2016 di Stadion H Agus Salim, Minggu (22/05) malam.
Ketua DPD RI itu menambahkan, apabila dunia sepakbola disusun dan dilaksanankan dengan sebaik mungkin maka masyarakat dan sponsor akan ikut berpartisipasi.
“Sehingga tidak akan ada kendala dalam menjalankan beberapa kegiatan dalam mewujudkan prestasi sepakbola Indonesia,” katanya.
Selain itu, Irman Gusman juga mengingatkan kepada seluruh insan sepakbola Tanah Air agar jangan pernah melupakan pembinaan sepakbola usia dini dengan regulasi dan peraturan yang tepat.
“Saya bangga dengan panitia IGC. Selain tercatat dalam rekor MURI sebagai turnamen dengan peserta terbanyak se-Asia, penyelenggaraanya juga berlangsung aman dan tidak pernah terjadi kericuhan antarpemain maupun suporter. Ini bisa menjadi contoh bagaimana membangun sebuah sistem persepakbolaan,” ujar Irman Gusman.
Turnamen IGC 2016 sendiri merupakan turnamen yang mempertandingkan setiap kecamatan di Sumatera Barat dengan pemain-pemain U-23 dan juga setiap tim wajib diperkuat oleh pemain U-17 sampai U-19 sebanyak 8 orang dan empat orang wajib menjadi starter minimal untuk 30 menit pertama.