Bahkan, Rafi mengatakan sebenarnya saat melawat ke markas Persiba Balikpapan di Stadion Persiba, Sabtu (21/05) lalu pemilik nomor punggung 17 itu sudah bisa diturunkan.
Namun, pelatih Dejan Antonic memiliki keputusan lain untuk tidak menurunkannya atau bahkan mengajaknya dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut.
"Sebenarnya dari tanggal 14 Mei kemarin kondisi Rachmad sudah membaik. Tapi kan keputusan main atau tidaknya ada di Pelatih Kepala," ujar Rafi, Senin (23/05).
Rafi paham betul dengan keinginan Dejan Antonic untuk lebih sabar dalam memainkan Rachmad. Apalagi eks pemain Persipasi Bandung Raya (PBR) itu sudah cukup lama tidak merasakan aroma pertandingan.
"Makannya hari Rabu (25/05) nanti ada uji coba. Mungkin coach Dejan ingin melihat sejauh mana kondisi Rachmad termasuk para pemain yang selama ini jarang diturunkan," katanya.
Terkait kondisi Robertino Pugliara, Rafi menegaskan gelandang asal Argentina itu sudah tidak mengalami masalah. Luka sobek di kepala bagian belakang yang dialami kala menghadapi Persiba Balikpapan sudah mulai membaik.

Tampak Robertino Pugliara dengan perban di kepala.
"Robertino sudah tidak apa-apa. Cuma memang kita akan lihat dulu seberapa cepat lukanya bisa kering," jelasnya.
Sebelumnya Rafi mengaku cukup khawatir dengan kondisi yang dialami Robertino yang mengalami luka sobekan di kepala belakang akibat mendapatkan sikutan dari pemain Persiba. Akibatnya, baru bermain sekitar 6 menit mantan pemain Persija Jakarta itu langsung ditarik keluar digantikan Atep.
"Awalnya saya tekan luka sobekannya. Tapi darahnya terus mengalir. Maka saat itu saya putuskan agar mengganti Robertino. Sekarang sudah tidak apa-apa. Tapi dia harus mendapatkan tiga jahitan," katanya.
Sementara terkait kondisi Zulham Zamrun. Rafi belum bisa memutuskan kondisi terakhir cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang dialaminya. Sebab hasil analisa yang dilakukan di Jakarta belum didapatkannya.
"Kalau sudah dipegang hasilnya, saya baru bisa lihat apakah bisa main atau tidak," pungkasnya.