Torabika Soccer Championship 2016

Arema Kontra Gresik United Sepi Penonton, Panpel Merugi Rp15 Juta

Minggu, 29 Mei 2016 08:54 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© indonesiansc
Skuat Arema Cronus. Copyright: © indonesiansc
Skuat Arema Cronus.

Arema Cronus merupakan salah satu tim yang memiliki basis suporter terbanyak di Indonesia. Suporter tim Singo Edan tersebut bernama Aremania.

Maka tak jarang, setiap Arema berlaga di kandangnya sendiri, Stadion kanjuruhan, Aremania selalu memadati seluruh isi stadion. Bahkan, mereka real berdesak-desakan untuk bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding.

Akan tetapi, suasana tersebut tak terlihat ketika Arema menjamu Gresik United dalam laga lanjutan pekan kelima kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat lalu. Ketika itu, laga tersebut hanya ditonton sebanyak 4.127 orang atau tak kurang dari 15 persen dari kapasitas Stadion Kanjuruhan.

Hal itu tentu tak sesuai ekspektasi Panpel yang mencetak tiket dengan kuota maksimal, yakni sekitar 40 ribu lembar, dengan 2 ribu diantaranya untuk suporter tim tamu. Tiket yang dicetak dengan kuota maksimal itu dipertimbangkan karena pertandingan melawan Gresik United berstatus Derby Jatim, meski bukan ketagori big match.

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris mengatakan, sepinya jumlah penonton disebabkan dengan berbagai hal, termasuk salah satunya jam kick off pada pukul 21.00 WIB, yang dinilai terlalu malam. Apalagi, letak Stadion Kanjuruhan berada di Kecamatan Kepanjen, yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari pusat Kota Malang.

"Selain itu, sepinya penonton juga disebabkan hujan yang turun sejak sore hingga malam hari. Mungkin dua hal itu yang membuat Aremania malas datang ke stadion," ujar Abdul Haris.

Akibat hal tersebut, Arema mengalami kerugian dalam hal pemasukan yang dihasilkan dari penjualan tiket. Panpel tercatat hanya meraup uang sebesar Rp184.805.000 dari penjualan tiket kategori ekonomi  (3.523 lembar), VIP (582 lembar), dan VVIP (22 lembar).

Padahal, pengeluaran panpel Arema untuk setiap pertandingan bisa mencapai Rp200 juta. Artinya, panpel tim Singo Edan merugi hingga Rp15.195.000

"Ya kami rugi dengan sepinya penonton. Karena, pengeluaran kami juga banyak dengan berbagai item dalam operasionalnya," ujarnya.

Sekedar infromasi, pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan Arema dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan tim Singo Edan dicetak oleh Rafael Maitimo, Hamka Hamzah, dan Giron Marulanda. Sementara, gol Gresik United dicetak oleh Ghozali Siregar.