Tuduh Deschamps Rasis, Benzema Dibela Cantona

Kamis, 2 Juni 2016 19:35 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:

Benzema merupakan penyerang Prancis yang tengah terlibat kasus dugaan pemerasan melalui video porno. Atas hal tersebut, penyerang Real Madrid harus mengubur impiannya tampil di Euro 2016 usai dicoret Deschamps.

Pencoretan itu ternyata membuat Benzema kesal dan menuding sang pelatih bersikap rasis akibat tekanan dari parta politik. Pernyataan itupun sontak membuat situasi memanas.

Menariknya, komentar Benzema memanaskan persiapan timnas Prancis jelang turnamen Euro 2016, Cantona justru muncul sebagai pembela pria 28 tahun itu.


Ekspresi bahagia Karim Benzema usai antarkan Real Madrid pada gelar ke-11 Liga Champions.

Mantan pemain Man United tersebut menegaskan bahwa Benzema tidak menuduh Deschamps rasis. Sang pemain hanya mengutarakan jika keputusan itu dibuat lantaran tekanan publik dan iklim politik.

“Saya tidak terkejut dengan komentar Benzema. Saya ingin menekankan bahwa dia tidak menuduh Deschamps rasis. Dia hanya mengatakan bahwa Deschamps terpengaruh oleh opini publik, terutama dari iklim politik di Prancis,” ungkap Cantona kepada Liberation.


Didier Deschamps saat dampingi timnas Prancis di laga uji coba.

“Benzema menunjukkan keberanian dengan komentarnya itu, karena dia masih bermain dan siap membela timnas. Reaksi yang dilakukannya itu normal karena dia juga warga negara Prancis,” sambung pemain 50 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Cantona juga berspekulasi jika pembelaan dirinya atas Benzema ini bisa membuat Deschamps gerah dan berpotensi menuntut dirinya ke jalur hukum.

330