Penyerang asal Pantai Gading, Lamine Diarassouba merupakan salah satu pemain asing muslim yang membela klub Indonesia di ajang Torabika Soccer Championship.
Sebagai seorang muslim yang taat, Lamine mengaku siap untuk menjalankan ibadah puasa meskipun ia harus membela timnya menghadapi sejumlah pertandingan Torabika Soccer Championship yang tetap digelar selama bulan Ramadhan.
"Alhamdulillah, saya muslim teman, semoga bisa tetap beribadah di bulan ramadhan," kata Lamine saat ditemui di Lapangan Karebosi, Makassar pada Jum'at, (03/06/16).
Bagi Lamine, menjalani pertandingan dalam keadaan berpuasa merupakan tantangan tersendiri bagi setiap pesepakbola muslim di Indonesia, karena dituntut untuk bisa menjaga kebugaraan fisik.
Lamine sendiri tidak menampik jika tantangan tersebut tidaklah mudah untuk ia jalani. Apalagi ini adalah kali pertama dirinya merumput di Indonesia dengan kondisi cuaca yang jauh berbeda dengan iklim negaranya.
"Sangat sulit teman, cuaca di Makassar beda dengan Pantai Gading. Sebagai pesepakbola muslim, ini sebuah ujian bagi kami,” ujar bomber jangkung pemilik tinggi badan 1,88 meter itu.
Lamine yang dikenal rajin beribadah menyarankan kepada seluruh pemain muslim untuk memperbanyak minum pada saat berbuka dan sahur untuk menjaga kebugaran fisik.
Selama membela PSM di ajang Torabika Soccer Championship 2016, Lamine telah mengoleksi satu gol dari tiga laga yang telah ia lakoni.