Semen Padang akan bermain ke Stadion Marora untuk melawan tuan rumah Perseru Serui, Sabtu (11/06/16), untuk melakoni pertandingan keenam TSC A 2016. Namun, persiapan skuat asuhan Nil Maizar sedikit terganggu ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Selama bulan Ramadhan, Semen Padang hanya menjalankan latihan satu kali dalam satu hari. Namun, Nil Maizar menegaskan ibadah puasa bukanlah penghalang bagi Semen Padang untuk meraih kemenangan di tanah Papua.

Nil Maizar ketika menjalani sesi latihan bersama skuat Semen Padang.
Menurutnya, dengan mayoritas pemain Muslim yang dimilikinya, Semen Padang berharap dengan tuah di bulan Ramadhan. Pelatih berkumis itu optimistis, bulan Ramadhan bisa meningkatkan semangat dan keyakinan yang ditunjukkan Hengki Ardiels cs.
"Meski berpuasa kami tetap berlatih. Kami akan coba memaksimalkan waktu yang tersisa dengan berlatih di sini (Padang). Rabu (08/06/16), kami berangkat ke Serui," kata Nil Maizar beberapa saat setelah memimpin latihan timnya.
"Kami optimistis menatap laga di Papua. Puasa bukanlah penghambat tekad, justru kami berharap berkah bulan yang suci ini ketika nanti bertanding di lapangan," lanjut pria flamboyan itu.

Pemain non Muslim di Semen Padang tetap menjalani latihan secara normal.
Pelatih dengan lisensi kepelatihan A AFC itu juga menyebut, khusus untuk para pemainnya yang non Muslim, tetap menjalani porsi latihan seperti biasa, yaitu pagi dan sore.
"Pemain non Muslim tetap berlatih seperti biasa, pagi dan sore. Hal itu, kami harapkan bisa menjadi nilai tambah bagi tim," ulasnya.