Pelatih Negara berjuluk tim Tango tersebut, Gerardo Martino mencoba menerapkan taktik 4-3-3 dengan memainkan tiga penyerang, Angel di Maria, Nicola Gaitan, dan Gonzalo Higuain, sementara dua penyerang tajam timnya, Sergio Aguero dan Lionel Messi dicadangkan.
Di lini tengah, Martino memainkan Augusto Fernandez, Ever Banega, dan Javier Mascherano untuk menyeimbangi kekuatan timnya.
Sementara itu, formasi yang sama dipasang oleh mantan pelatih Valencia, Juan Antonio Pizzi, ia memainkan Jean Beausejour, Eduardo Vargas, dan Alexis Sanchez di lini depan.
Sedangkan lini tengah, Pizzi menurunkan Marcelo Diaz, Charles Aranguiz, dan Arturo Vidal untuk mempertajam serangan sekaligus menyeimbangkan timnya.
Berikut ini adalah susunan pemain dari kedua tim:
Argentina: 4-3-3
Romero; Mercado, Rojo, Ramiro Funes, Otamendi; Fernandez, Banega, Mascherano; Gaitan, Di Maria, Higuain
Cadangan: Andujar, Maidana, Roncaglia, Kranevitter, Biglia, Guzman, Cuesta, Lamela, Pastore, Lavezzi, Aguero, Messi
Pelatih: Gerardo Martino
Chile: 4-3-3
Bravo; Isla, Mena, Medel, Jara; Aranguiz, Diaz, Vidal; Beauseiour, Vargas, Sanchez
Cadangan: Herrera, Roco, Silva, Fuenzalida, Pinilla, Hernandez, Toselli, Pulgar, Gonzalez, Castillo, Orellana, Puch
Pelatih: Juan Antonio Pizzi