Bek Masa Depan Indonesia Gantungkan Harapan pada Alfred Riedl

Sabtu, 11 Juni 2016 11:57 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor: Irfan Fikri
© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Rudolof Yanto Basna saat berlatih bersama rekan-rekannya di Persib Bandung. Copyright: © Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Rudolof Yanto Basna saat berlatih bersama rekan-rekannya di Persib Bandung.

Ajang yang dinanti adalah Piala AFF 2016. Kejuaraan dua tahunan ini digelar pada 19 November-17 Desember di Myanmar dan Filipina. Keikutsertaan Indonesia ditunggu sampai 5 Agustus, saat pengundian berlangsung.

Event itulah yang menjadi salah satu tujuan para pemain di Tanah Air. Impian dapat kembali membela panji Merah Putih didengungkan para pemain. Salah satunya pemain muda Persib Bandung, Rudolof Yanto Basna.

"Saya sebenarnya belum tahu kalau pelatih Timnas Indonesia sudah ditunjuk oleh PSSI. Saya cukup senang. Karena akhirnya kita punya pelatih lagi sehingga bisa tampil di ajang internasional untuk memperbaiki peringkat FIFA," ujar Yanto ketika ditemui INDOSPORT.


Alfred Riedl pernah menukangi timnas Indonesia pada 2010 silam. 

Bek berusia 20 tahun itu sempat merasakan kostum Merah Putih di kategori kelompok umur. Yanto dipoles Indra Sjafri untuk bergabung Timnas U-19 menggantikan Ryuji Utomo yang cidera, untuk tampil di Kejuaraan U-19 AFC 2014.

Sayang Garuda Muda tidak bisa lolos dari babak grup sehingga gagal melaju ke Piala Dunia U-20 FIFA 2015.

Yanto yang juga peraih pemain terbaik Piala Jenderal Sudirman lalu berharap skuat Garuda dapat meraih prestasi bersama Riedl di Piala AFF nanti. Kendati masa persiapan terbilang cukup mepet.

“Persiapan timnas memang pendek. Tapi kita semua harus optimis. Riedl cukup disegani dan mengenal karakter sepakbola di Asia Tenggara. Saya kira itu bisa menjadi nilai tambah untuk Timnas Indonesia," harap mantan pemain Mitra Kukar ini.

"Saya tidak mengenal seperti apa dan bagaimana Alfred Riedl. Karena saya belum pernah dilatih olehnya. Cuma tahu saja. Nanti kalau semisal saya dilatih oleh Riedl, saya akan ceritakan seperti apa karakter Riedl," tutur pemain jebolan SAD Indonesia ini seraya tersenyum.

"Saat di Tanah Air banyak pemain bagus. Saya percaya pelatih timnas bisa mendapatkan pemain-pemain yang sesuai kebutuhannya. Setiap pemain tentu ingin membela negaranya masing-masing. Begitu juga dengan saya, Mas. Kalau saya dikasih kepercayaan (masuk timnas, red) tentu akan tampil maksimal. Tapi saat ini fokus saya ke Persib dulu," tutupnya.