Pemain nomor punggung 15 ini masuk menggantikan Ahmad Noviandani pada menit 85. Belum cukup semenit dalam lapangan, pemain kelahiran Malang ini menggetarkan jala gawang tuan rumah yang dikawal David Arianto pada menit 86.
Bagi pemain yang dijuluki ‘si joker’ lapangan hijau ini, bermain di kandang lawan tidak mudah. Faktor tekanan dari suporter kepada tim tamu berpeluang membuat grogi.
"Main di kandang PSM memang sulit, kita tidak mudah menang. Tuan rumah memiliki suporter fanatik namun kami akhirnya bisa keluar dari tekanan untuk memenangkan pertandingan,"ungkap Sunarto kepada INDOSPORT.
Lebih lanjut, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut bersyukur bisa mempersembahkan kemenangan bagi tim Singo Edan. Gol satu-satunya tersebut membuat tim yang dibelanya memimpin klasemen sementara TSC 2016.
"Saya bersyukur bisa dimainkan dan cetak gol, alhamdulillah bisa memberi kontribusi bagi tim". Jelasnya .
Kini pemain yang pernah membela U-18 Arema tersebut bertekad tampil lebih baik jika dipercaya pada pertandingan selanjutnya.