Persib Bandung sebetulnya sudah berencana akan pindah markas dari Stadion Si Jalak Harupat ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kepindahan itu dikarenakan Stadion Si Jalak harupat bakal direnovasi untuk menyelenggarakan ajang PON XIX 2016.
Tim Maung Bandung akan menggunakan Stadion GBLA ketika menghadapi Mitra Kukar pada laga pekan ketujuh kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Sabtu malam nanti.
Namun, rencana yang dinginkan Persib tersebut harus pupus. Lantaran, tim Pangeran Biru gagal menggunakan Stadion GBLA saat menghadapi Mitra Kukar.
Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan, kepastian itu didapat usai menggelar pertemuan dengan Kepolisian, Pemkot Bandung, serta pengelola stadion terbesar di Jawa Barat ini.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
"Sebelumnya, kami sudah bertemu dengan pihak pengembang, kemudian sebelumnya Pak Walikota, Ridwan Kamil. Mereka bilang jika bisa dipakai. Taoi, nyatanya tidak bisa. Tentunya, saya kecewa tiba-tiba keputusannya tidak bisa," kata Umuh seperti dikutip laman resmi Persib.
Umuh mengungkapkan, alasan tidak bisa digunakanya Stadion GBLA. Stadion yang memiliki akses jalan tol khusus tersebut masih dinilai rawan untuk dipakai.
Ia pun tak mau larut dalam ketidakpastian penggunaan Stadion GBLA. Umuh dan pihak panpel Persib akan langsung mencari alternatif stadion lain untuk menggelar pertandingan. Bahkan, jika memungkinkan kembali ke Stadion Si Jalak Harupat.
"Saya masih mencari alternatif. Mungkin akan coba ke Jalak atau stadion lain. Ini jadi kekecewaan, karena tidak jelas dan saling lempar tanggungjawab," ujarnya.