Belgia memang menguasai jalannya pertandingan. Tim berjuluk De Rode Duivels tersebut berhasil menguasai bola sebanyak 61 persen, bandingkan dengan Italia hanya yang menguasai 39 persen.
Namun, permainan Gli Azzurri yang mengandalkan serangan balik jelas lebih efektif dalam pertandingan ini. Terbukti, dua gol berhasil dilesatkan oleh Emanuele Giaccherini dan Graziano Pelle.
%203.jpg?w=460&h=259)
Pelatih Belgia, Marc Wilmots sangat kesal dengan kekalahan yang dialami timnya.
“Italia hanya bisa bermain mengandalkan serangan balik. Mereka tidak memainkan pertandingan bola sesungguhnya ketika menumpuk semua pemain di belakang. Itu menjadi sangat sulit,” kata Wilmots.
“Sekarang, kami harus menatap dan fokus pada dua pertandingan berikutnya. Kedua laga itu sangat penting untuk kami,” sambungnya, sebagaimana diberitakan Football-Italia.
Kekalahan ini membuat Belgia berada di posisi buncit klasemen Grup E tanpa mendapatkan poin, setelah Swedia dan Republik Irlandia bermain dengan skor 1-1.