Bursa transfer Torabica Soccer Championship (TSC) 2016 baru tiba pada bulan Agustus mendatang. Namun baru satu pertandingan dilakoni Robert bersama tim Juku eja, ia telah menilai performa para pemainnya jauh dari keinginannya.
Maklum, pemain yang kini memperkuat klub asal Makassar tersebut dipilih dari pelatih sebelumnya, Luciano Leandro yang dipecat usai pertandingan ketiga. Untuk bertarung di posisi puncak klasemen, ia kini sadar bahwa perlu ada penyegaran dari pemain yang tidak berkontribusi signifikan bagi tim.

Robert Rene Albert (kiri) didampingi Asisten pelatih Budiarjo thalib (tengah) dan Syamsuddin batola, (kanan) saat memantau latihan para pemain PSM Makassar, Kamis (02/06/2016)
Sejumlah pemain kini diberikan target untuk menunjukkan penampilan terbaiknya sebelum bursa transfer paruh pertama usai. Beberapa pilar PSM memang sering disebutnya tampil bagus namun beberapa diantaranya bahkan membuatnya risau.
"Kita beri target untuk menunjukkan permainannya, kalau bagus kita pertahankan, kalau tidak silahkan cari klub baru". Kata pelatih asal Belanda tersebut kepada INDOSPORT di Makassar.
Pelatih yang pernah membawa Arema juara pada musim ISL 2009-2010 ini, kini sedang fokus pada tiap pertandingan yang akan dihadapi Rezky pellu cs. Dia mengaku akan memaksimalkan potensi pemain yang ada sebelum tiba putaran kedua.
Era kepelatihan Robert, sejumlah pemain yang kerap duduk di bangku cadangan kini mulai bergerilya sejak menit awal. Saat melawan Arema Cronus, pemain seperti Rasyid Bakrie, Basry Lohy, Ardan Aras, serta David arianto sudah bermain sejak babak pertama dimulai.

Robert Rene Albert memberi intruksi pada penjaga gawang PSM Makassar, Kamis (02/06/2016).
Khusus Rasyid Bakrie, pemain ini memang kerap mendapat pujian dari sang pelatih sejak bergabung di tim Juku eja. Sementara Basry Lohy, pemain yang memiliki kecepatan tinggi mengiring bola selalu menunjukkan performa terbaiknya saat latihan. Bagi Ardan Aras, pemain senior tersebut mengisi posisi Bek tengah yang kini ditinggali bomber asing PSM, Paulo Martins.
Satu pemain bahkan memiliki berkah khusus sejak tim Juku eja dilatih Robert Albert, seperti David arianto yang masuk sejak menit awal pertandingan. Lima pekan tim Juku eja bermain tak semenitpun ia mencicipi kerasnya pertandingan dalam lapangan. Namun saat melawan Arema Cronus di pekan enam TSC 2016 , penjaga gawang asal Jawa timur tersebut akhirnya tampil dan menyelesaikan pertandingan selama 2x45 menit meski kebobolan satu gol.