Penampilan Belgia pada Euro 2016 belum menjanjikan. Die Roten Teufel baru mendapatkan satu kemenangan dari dua laga yang sudah dilakoninya di Grup E.
Belgia harus menelan kekalahan menyakitkan 0-2 dari Italia pada laga perdana. Selanjutnya, Eden Hazard dkk. berhasil menang telak atas Republik Irlandia dengan skor 3-0 pada laga kedua.
Padahal, langkah Belgia digadang-gadang bakal berjalan mulus. Bahkan, Belgia menjadi salah satu tim yang difavoritkan menjadi juara turnamen empat tahunan bergengsi Eropa yang kali ini diselenggarakan di Prancis.
Hal tersebut tentu menimbulkan pertanyaan besar. Bahkan, muncul rumor adanya konflik internal atau perpecahan antar pemain yang mempengaruhi performa Belgia.
Akan tetapi, rumor tersebut langsung dibantah pemain andalan Belgia, Kevin De Bruyne. Pemain Manchester City tersebut menilai sebuah rumor yang muncul hanyalah kritikan dari para fans yang kurang puas atas kinerja Belgia.

Para pemain Belgia merayakan gol ke gawang Republik Irlandia.
“Tidak ada perpecahan di tim. Dalam pertandingan sepakbola, anda harus menerima kritikan. Apalagi saat ,menerima kekalahan. Satu-satunya jalan keluar untuk membalas kritikan tersebut adalah memperoleh kemenangan,” tutur De Bruyne dikutip RTE.
“Kami merespon kritikan tersebut melalui kemenangan atas Irlandia. Semua pemain bekerja sesuai tugasnya dan kami pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami harus melakukan hal yang sama di laga berikut melawan Swedia,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Belgia belum bisa memastikan langkah ke babak 16 besar. Pasalnya, Belgia baru mampu mengumpulkan tiga poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara Grup E.
Tim besutan Marco Wilmots harus hanya membutuhkan stau poin kala menghadapi Swedia pada laga terakhir, untuk bisa lolos ke babak 16 besar.