Torabika Soccer Championship (TSC) 2016

Ini Kunci Utama Persib Kalahkan Mitra Kukar

Minggu, 19 Juni 2016 04:33 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:

Pelatih caretaker Persib Bandung Herrie Setyawan mengatakan pemilihan pemain cepat itu harus dilakukan untuk menghadapi Mitra Kukar. Sebab tim berjuluk Naga Mekes tersebut bermaterikan pemain dengan postur tinggi.

Alhasil di laga tersebut Persib berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Dua gol Persib dicetak Atep di menit ke-6 dan Robertino Pugliara di menit ke-40. Sedangkan gol balasan Mitra Kukar dicetak Marlon da Silva de Moura di menit ke-57.

"Saya cuma melihat dan banyak masukan dari jajaran pelatih. Kita sharing dan kasih info. Saya juga berpikir mereka (Mitra Kukar) memiliki postur tinggi. Tentu saya butuh pemain cepat, makannya kita lakukan strategi. Hasilnya bisa cetak dua gol," kata Herrie seusai pertandingan. 

Namun begitu, pelatih yang akrab di sapa Jose itu menilai penempatan pemain cepat tersebut hanya akan diterapkan sesuai dengan lawan yang dihadapi. "Intinya tergantung lawan yang dihadapi," tegasnya.

Disisi lain Pelatih Mitra Kukar Subangkit membenarkan penempatan pemain cepat yang dilakukan Persib sangat merepotkan timnya. 

"Kita juga sudah prediksi, Persib pasti bermain pressure di daerah pertahanan kami karena menempatkan pemain cepat di lini depan. Dan itu berhasil," kata Subangkit. 

Meski begitu, Subangkit ogah menyalahkan timnya dengan kekalahan yang dialami termasuk sang penjaga gawang Shahar Ginanjar yang menyebabkan terjadinya dua gol di babak pertama. 

"Babak pertama kita di lini tengah alur bolanya tidak begitu lancar. Karena distribusi dari tengah ke depan kurang. Di babak kedua saya tarik Rodrigo dan memasukkan Asri Akbar, disitu mulai berjalan. Tapi itulah sepakbola. Kita kurang beruntung," katanya. 

Untuk itu, ia berharap di laga selanjutnya beberapa kesalahan harus segera dievaluasi. Termasuk dengan nutrisi yang harus dikonsumsi para pemainnya lantaran pertandingan digelar setelah melakukan buka puasa.

"Kita mungkin bermasalah dalam recovery saja. Karena dari buka puasa ke pertandingan hanya satu jam setengah. Ini yang menjadi perhatian buat saya dan tim dokter, bagaimana caranya memanfaatkan situasi dari waktu buka puasa sampai main harus tetap fit," pungkasnya.

203