Direktur PT Gelora Trisula Semesta (GTS), Joko Driyono, masih memikirkan beberapa opsi terkait jadwal kompetisi TSC dan pembentukan timnas. Joko akan memanggil pihak klub yang berlaga di ajang TSC untuk memastikan jika masing-masing pihak akan sejalan terkait masalah pembentukan timnas dan pemain yang terlibat di dalamnya.
“Di minggu kedua bulan Juli kami akan memanggil klub terkait kompetisi sekaligus memastikan klub terkait pembentukan timnas oleh PSSI. Proses sinkronisasi jadwal kompetisi dan timnas, kami ingin kompetisi berjalan terus dan timnas terbentuk,” ujar Joko Driyono usai acara buka puasa bersama PT GTS dengan PSSI di Kantor PT Liga Indonesia, Jakarta.

Alfred Riedl baru saja dipercaya menangani timnas senior Indonesia.
“Namun gairah kompetisi akan terganggu karena pemain akan terganggu jika mereka ada di dalam timnas. Bagi klub yang ingin mencapai kompetisi nasional tentu akan sulit saat pemain ada di timnas,” tambah mantan Sekjen PSSI tersebut.
Sementara itu, untuk opsi kedua, GTS akan mempertimbangkan kompetisi tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun pembentukan timnas juga tak akan diabaikan mengingat ajang Piala AFF akan bergulir pada Novermber mendatang.
“Saat AFF, kompetisi akan dihentikan namun itu tidak mudah bagi klub karena kompetisi akan tambah panjang satu dua bulan, hal tersebut tentunya terkait dengan permasalahan kontrak pemain. Seperti kondisi yang kita hadapi kami ingin tim nasional berprestasi. Walau timnas off setahun lebih, namun tentu diharapkan mampu meraih hasil sebaik-baiknya,” beber Joko.
Dalam kesempatan itu Joko Driyono juga menegaskan bahwa kompetisi TSC akan berlangsung dan berakhir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setelah TSC berakhir, pembahasan terkait kompetisi resmi pasca pencabutan sanksi akan kembali dibahas.