Sudah Dideportasi, Hooligan Rusia Ini Nekat Kembali ke Prancis

Selasa, 21 Juni 2016 14:50 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:

Pemimpin garis keras hooligan asal Rusia itu termasuk salah satu suporter yang dideportasi pemerintah Prancis menuju Moskow. Pemulangan paksa para suporter Beruang Merah itu lantran keributan dengan suporter Inggris pada pekan lalu.

Sebelum pemulangan itu, Shprygin, mengaku akan kembali ke Prancis saat negaranya bertemu dengan Wales pada Selasa (21/06/16) dini hari.

Menariknya, hal tersebut benar dia lakukan. Shprygin kembali dalam pertandingan terakhir Rusia di babak grup dan mengunggah foto-foto kehadirannya di sosial media.

Sayangnya, kedatanganya ke tanah Prancis ternyata tidak berjalan baik. Dia harus kembali di tahan saat hendak memasuki tribun stadion. Pria berbadan gempal itu saat ini ditahan di kawasan Toulouse.

Sebelum penahanan ini, Shprygin melakukan sesi wawancara dengan AFP melalui telepon dari stadion: "Saya datang ke pertandingan dengan tiket.”

“Pihak berwenang Prancis mengatakan bahwa saya tidak dideportasi, tapi hanya diusir. Sedangkan visa Schengen saya belum dibatalkan dan semua lengkap. Jadi saya bisa secara sah berada di Uni Eropa,” sambungnya.

62