Euro 2016

Pulang ke Inggris, Wayne Rooney Cs Harus Siap Hadapi Ini

Selasa, 28 Juni 2016 18:42 WIB
Editor:
 Copyright:

Pada perhelatan Piala Dunia 1998 lalu, David Beckham menjadi public enemy masyarakat Inggris. Aksinya kepada Diego Simeone membuatnya mendapat kartu merah dan Inggris tersingkir. Ramai-ramai media Inggris menurunkan headline pemberitaan yang membuat merah kuping Beckham. 

Bahkan terdengar kabar, Beckham yang saat itu masih sangat muda sempat akan memutuskan untuk pergi dari Inggris. Untungnya ia masih punya Sir Alex Ferguson. Sosok Fergie-lah yang membuat ayah dari Brooklyn Beckham ini masih bertahan di dunia kulit bundar. 

Hal tak mengenakkan yang dialami David Beckham kembali terulang pada perhelatan Euro 2000. Kembali public enemy 'diemban' oleh pemain Manchester United yakni Phil Neville. 

Akibat aksi 'bodohnya' di menit akhir laga lawan Rumania, Inggris tersingkir. Padahal kala itu, Inggris hanya tinggal membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos dari fase grup. Sebutan badut pun diberikan oleh media-media Inggris kepada Phil Neville. 

Kali ini di Euro 2016, Wayne Rooney Cs harus bersiap kembali menerima olok-olok dari media lokal mereka. Sebelum skuat Inggris mendarat di London saja, sejumlah media on line Inggris sudah menurunkan headline yang tidak mengenakkan skuat Inggris. 

Daily Mail misalnya menurunkan judul besar 'Humiliated!' di cover halaman media online mereka. Rata-rata media lokal di Inggris memang menyebut aksi timnas Inggris di Euro 2016 sebagai hal yang memalukan. 

Sejumlah media lain seperti The Sun juga mulai mengarahkan pembaca dengan menjadikan Roy Hodgson sebagai public enemy layaknya Beckham dan Phil Neville dulu. 

Aksi mengundurkan diri dari Roy Hodgson juga disebut oleh Express dan The Telegraph sebagai aksi yang tidak patut untuk dipuji. Sejumlah pundit lokal yang rata-rata mantan pemain timnas juga turut memanas-manasi situasi ini.