Menpora, Imam Nahrawi, mendesak induk sepakbola Indonesia, PSSI untuk segera membentuk timnas Indonesia U-19 mengingat perhelatan Piala AFF hanya tinggal hitungan bulan.
Politisi 42 tahun tersebut bahkan akan merekomendasikan stafnya untuk menyeleksi para pemain terbaik di Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM), Purwakarta, Jawa Tengah.
"Harus segera terbentuk jangan ada alasan menunggu waktu, kalau tidak saya tugaskan staf untuk melihat potensi yang ada dan PPLM di Purwakarta untuk men-support Timnas U-19 kalau itu mungkin kenapa tidak," tuturnya saat ditemui media di Kantor Kemenpora.

Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2013.
Menurut Cak Imam, pihaknya akan selalu men-support apapun langkah PSSI demi kebangkitan dan prestasi timnas Indonesia di level internasional.
"Federasi sudah dihidupkan, sudah ada program dan bilamana waktu sampai batas waktu tertentu mereka butuh maka kami akan back-up bukan sekedar kata-kata. Kita punya tim yang akan mewakili delegasi," sambung Menpora.
Sebelumnya, PSSI sudah melakukan uji kelayakan kepada Sutan Harhara untuk menangani Timnas U-19. Meski sempat antusias menangani skuat Garuda Jaya, namun Sutan lebih memilih untuk menerima tawaran melatih Persela Lamongan.
Nil Maizar dan Rahmad Darmawan yang sempat masuk dalam bursa kandidat pelatih timnas senior disebut-sebut masuk dalam daftar calon arsitek Timnas U-19 juga enggan turun level.

Nil Maizar menjadi kandidat pelatih timnas Indonesia U-19.

Rahmad Darmawan menjadi kandidat pelatih timnas Indonesia U-19.
Sementara itu terkait pendanaan Timnas U-19 yang sempat dilontarkan oleh acting presiden PSSI, Hinca Pandjaitan, Menpora mengaku pihaknya belum menerima surat pengajuan secara langsung.
"Sejauh ini belum ada pengajuan dari PSSI, kalau itu untuk urusan teknis lah (dana timnas)," tandas Imam Nahrawi.