Pelatih berusia 46 tahun ini menilai timnya tidak merasa kalah, lantaran Semen Padang dianggap tampil lebih baik dari Arema Cronus.
"Kami tak merasa kalah karena pemain sudah bermain bagus dan tidak ada yang salah. Hanya skor saja yang beda," ujar Nil Maizar dalam sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan Malang.
Ungkapan Pelatih Semen Padang itu memang ada benarnya. Secara permainan, tim berjuluk Kabau Sirah terlihat bisa mengimbangi dominasi alur permainan tuan rumah.

Nil Maizar, pelatih Semen Padang.
Namun karena sebuah kesalahan dalam antisipasi kemelut di kotak penalti, gawang Rivky Mokodompit akhirnya bobol oleh sontekan Esteban Vizcarra di penghujung babak pertama.
Dilanjutkan Nil Maizar, sepanjang 90 menit Arema Cronus tampil standar sehingga timnya bisa mengimbangi secara serangan.

"Gol Arema juga tidak biasa saja, karena terjadi atas kesalahan pemain kami, bukan dari sistem permainan," eks Pelatih Timnas Senior di Piala AFF 2012 itu membeberkan.
Kekalahan ini pun juga tak membuat Irsyad Maulana gusar. Meski akhirnya posisi Semen Padang tetap tak beranjak dari posisi ke-6 di klasemen TSC dengan 13 angka, hasil dari 4 kali kemenangan dan 1 kali seri dan 4 kali kalah.

"Tidak ada masalah dengan kekalahan ini. Cuaca hujan atau bermain waktu malam bukan menjadi alasan, yang penting kami sudah tampil baik," jelas winger Semen Padang yang juga pernah membela Arema Cronus dua musim lalu tersebut.