Panpel Madura United mengalami masalah besar saat lampu stadion SGB padam dalam pertandingan kontra Mitra Kukar di Torabika Soccer Championship 2016. Sebelum kejadia ini, mereka sudah mengalami masalah dengan insiden penyalaan flare secara serentak saat menjamu Persiba Balikpapan.
Insiden lampu pada membuat laga tertundaa selama 45 menit, dan pertandingan pada akhirnya baru dapat dimulai oleh Wasit Agus Fauzan Arifin asal Sleman tepat pada pukul 22:15 WIB. Padamanya lampu stadion ternyata berimbas pada kerugian bagi pemegang hak siar.
Namun, pihak panpel menolak bahwa kejadian padamnya lampu stadion bukanlah kesalahan mereka, melainkan pihak PLN.

"Lampu itu padam secara mendadak karena gangguan dari PLN. Kami sudah mempersiapkan prosedur sesuai peraturan seperti Genset dan lainnya," ujar Ram Halili.
"Sebenarnya secara cepat lampu itu bisa kembali menyala. Tapi, karena genset perlu waktu untuk memanaskan mesin generator, jadinya agak lama," imbuh Ketua Panpel Madura United tersebut.