Guardiola mengaku baru tiga kali bertatap muka dengan pemilik Man City, Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan sejak pertama kali dirinya ditunjuk sebagai pelatih The Citizens.
Namun demikian Pep tidak merasa hal tersebut sebagai penghalang untuk menjalankan misinya sebagai pelatih lantaran diri tetap berkomunikasi secara intens melalui telepon.
"Kami baru tiga kali saling bertatap muka dan hanya membicarakan hal-hal yang ringan soal pemikiran-pemikirannya," ungkap Guardiola.
"Kami berusaha untuk saling bertemu tapi dia tinggal di Abu Dhabi dan saya kini tinggal di Manchester. Tapi kita intens melakukan komunikasi lewat telepon," lanjutnya.
Guardiola juga mengaku jika sang pemilik klub tidak membebaninya dengan target juara pada musim perdananya bersama Leicester.
"Dia tidak berkata 'saya harus menjuarai Liga Primer atau Liga Champions'. Dia cuma berpesan agar saya menjalankan tugas sebaik mungkin dan apa yang terjadi ke depan kita lihat saja nanti," tutur mantan pelatih Barcelona tersebut.
Kendati jarang bertemu Guardiola tetap yakin juga klub akan memberikannya dukungan penuh selama dirinya menjadi pelatih.
"Saya merasa klub berada di belakang kami, mereka memberi kami dukungan untuk bisa meraih apa yang kami targetkan," pungkas pria berusia 45 tahun itu.