Dalam surat yang ia tulis di akun Facebook pribadinya, penggawa Manchester United itu sangat menyesal karena Jerman tidak bisa melangkah ke babak final.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para fans yang terus mendukung mereka, baik yang menonton langsung ke stadion maupun yang berada di Jerman.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Prancis selaku tuan rumah, yang menurutnya merupakan tuan rumah terbaik kompetisi Euro.
Berikut isi surat yang ditulis kekasih Ana Ivanovic tersebut.

Surat terbuka Schweinsteiger untuk fans Jerman.
"Sungguh sangat disayangkan mimpi kita tidak dapat terwujud," tulis Schweinsteiger membuka suratnya.
"Kami tidak bisa ke babak final, seperti yang pernah kita rasakan saat berada di Rio. Sangat disayankan kita kehilangan satu hal penting dalam pertandingan melawan Prancis, yaitu keberuntungan. Kekalahan merupakan bagian dari permainan, meskipun sangat menyakitkan.
"Kami tentu saja mengakui kinerja lawan kami dan tulus dan hangat mengucapkan selamat kepada tim Perancis pada maju ke final.
"Saya bangga dengan apa yang telah kami capai . Kami tetap mempertahankan gaya permainan yang sama.
"Kami telah terus tumbuh sebagai tim dalam tujuh minggu terakhir dengan kebersamaan. Ini yang membuat kami kuat di Brasil dua tahun lalu, hal sama juga kita tunjukan kembali di Prancis.
"Kami adalah sebuah tim, bagian dari Die Mannschaft. Kalian para fans juga bagian dari kami. Di mana pun kami berada, Lille, St. Denis, Paris, Bordeaux atau Marseile.
"Terima kasih karena berkat kalian, kami memiliki pemain ke-12. Antusias yang kalian lakukan bisa kami lihat dan dengar saat di stadion.
"Kami juga merasa dukungan dari semua orang di Jerman. Pada titik ini, kami ingin mengatakan itu terima kasih kepada semua fans.
"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih tuan rumah , Prancis masyarakatnya. Kami merasa senang , aman dan sepenuhnya diterima dari hari pertama. Kami mampu berkonsentrasi dan berlatih dengan intens , serta beristirahat dalam damai di tempat kami tinggal . Prancis telah menjadi tuan rumah yang menakjubkan.
"Saya angkat topi untuk Perancis atas nama tim. Merci! Au revoir! Sampai berjumpa lagi," tutupnya.