Seperti diketahui Persija Jakarta didenda ratusan juta dan enam bulan menjalani laga tanpa didampingi penonton setianya, The Jakmania (boleh hadir dengan catatan tidak mengenakan atribut klub/Jakmania) akibat kerusuhan yang terjadi pada laga Persija vs Sriwijaya Juni lalu.
Terkait hal tersebut, Jakmania pun menyatakan sikap dan komitmennya untuk mematuhi laranga tersebut meski akhir pekan ini Persija akan menjalani laga big match melawan musuh abadinya Persib Bandung. Kelompok suporter ini memilih mendukung Macan Kemayoran melalu layar kaca dengan mengadakan nonton bareng (nobar).

Jakmania menyatakan tidak akan bertandang ke Bandung dan mengikuti aturan yang ada.
“Kita tidak diijinkan oleh pengurus pusat (terkait larangan dan aturan yang dikeluarkan pengelola kompetisi) jadi kami lebih pilih nonton bareng saja. Sebenarnya pengen tetapi kan ngikutin aturan yang ada,” ujar Ade Budiansyah, Sekretaris The Jakmania Koordinator Wilayah (Korwil) Pesing, Jakarta Barat kepada INDOSPORT.
“Tetapi ada juga yang bilang mau nonton, ngajakin saya juga. Seperti komunitas Jak Scholl gitu, paling mereka tanpa atribut Jakmania atau Persija,” sambungnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Jakmania, Richard A. Supriyanto juga telah memberikan surat imbaun kepada seluruh anggota Jakmania untuk tidak berangkat ke Bandung..
Para The Jakmania diminta bersikap dewasa dan mau terbuka dengan kritik dan saran serta arahan dari siapapun.

Surat pernyataan dan imbaun yang dikeluarkan oleh ketua umum Jakmania.